Powered By Blogger

Jumat, 15 Juni 2012

Kode Negara Sedunia

Kode Negara berdasarkan ISO 3166
Indonesia:  ID
Ini juga dipakai untuk nama top level domain negara.
Kode negara selengkapnya:
Negara Kode Negara
AFGHANISTAN AF
ALBANIA AL
ALGERIA DZ
AMERICAN SAMOA AS
ANDORRA AD
ANGOLA AO
ANGUILLA AI
ANTARCTICA AQ
ANTIGUA AND BARBUDA AG
ARGENTINA AR
ARMENIA AM
ARUBA AW
AUSTRALIA AU
AUSTRIA AT
AZERBAIJAN AZ
BAHAMAS BS
BAHRAIN BH
BANGLADESH BD
BARBADOS BB
BELARUS BY
BELGIUM BE
BELIZE BZ
BENIN BJ
BERMUDA BM
BHUTAN BT
BOLIVIA BO
BOSNIA AND HERZEGOVINA BA
BOTSWANA BW
BOUVET ISLAND BV
BRAZIL BR
BRITISH INDIAN OCEAN TERRITORY IO
BRUNEI DARUSSALAM BN
BULGARIA BG
BURKINA FASO BF
BURUNDI BI
CAMBODIA KH
CAMEROON CM
CANADA CA
CAPE VERDE CV
CAYMAN ISLANDS KY
CENTRAL AFRICAN REPUBLIC CF
CHAD TD
CHILE CL
CHINA CN
CHRISTMAS ISLAND CX
COCOS (KEELING) ISLANDS CC
COLOMBIA CO
COMOROS KM
CONGO CG
CONGO,
THE DEMOCRATIC REPUBLIC OF
CD
COOK ISLANDS CK
COSTA RICA CR
CÔTE D’IVOIRE CI
CROATIA HR
CUBA CU
CYPRUS CY
CZECH REPUBLIC CZ
DENMARK DK
DJIBOUTI DJ
DOMINICA DM
DOMINICAN REPUBLIC DO
ECUADOR EC
EGYPT EG
EL SALVADOR SV
EQUATORIAL GUINEA GQ
ERITREA ER
ESTONIA EE
ETHIOPIA ET
FALKLAND ISLANDS (MALVINAS) FK
FAROE ISLANDS FO
FIJI FJ
FINLAND FI
FRANCE FR
FRENCH GUIANA GF
FRENCH POLYNESIA PF
FRENCH SOUTHERN TERRITORIES TF
GABON GA
GAMBIA GM
GEORGIA GE
GERMANY DE
GHANA GH
GIBRALTAR GI
GREECE GR
GREENLAND GL
GRENADA GD
GUADELOUPE GP
GUAM GU
GUATEMALA GT
GUINEA GN
GUINEA-BISSAU GW
GUYANA GY
HAITI HT
HEARD ISLAND AND MCDONALD ISLANDS HM
HOLY SEE (VATICAN CITY STATE) VA
HONDURAS HN
HONG KONG HK
HUNGARY HU
ICELAND IS
INDIA IN
INDONESIA ID
IRAN, ISLAMIC REPUBLIC OF IR
IRAQ IQ
IRELAND IE
ISRAEL IL
ITALY IT
JAMAICA JM
JAPAN JP
JORDAN JO
KAZAKHSTAN KZ
KENYA KE
KIRIBATI KI
KOREA,
DEMOCRATIC PEOPLE’S REPUBLIC OF
KP
KOREA, REPUBLIC OF KR
KUWAIT KW
KYRGYZSTAN KG
LAO PEOPLE’S DEMOCRATIC REPUBLIC LA
LATVIA LV
LEBANON LB
LESOTHO LS
LIBERIA LR
LIBYAN ARAB JAMAHIRIYA LY
LIECHTENSTEIN LI
LITHUANIA LT
LUXEMBOURG LU
MACAO MO
MACEDONIA,
THE FORMER YUGOSLAV REPUBLIC OF
MK
MADAGASCAR MG
MALAWI MW
MALAYSIA MY
MALDIVES MV
MALI ML
MALTA MT
MARSHALL ISLANDS MH
MARTINIQUE MQ
MAURITANIA MR
MAURITIUS MU
MAYOTTE YT
MEXICO MX
MICRONESIA, FEDERATED STATES OF FM
MOLDOVA, REPUBLIC OF MD
MONACO MC
MONGOLIA MN
MONTSERRAT MS
MOROCCO MA
MOZAMBIQUE MZ
MYANMAR MM
NAMIBIA NA
NAURU NR
NEPAL NP
NETHERLANDS NL
NETHERLANDS ANTILLES AN
NEW CALEDONIA NC
NEW ZEALAND NZ
NICARAGUA NI
NIGER NE
NIGERIA NG
NIUE NU
NORFOLK ISLAND NF
NORTHERN MARIANA ISLANDS MP
NORWAY NO
OMAN OM
PAKISTAN PK
PALAU PW
PALESTINIAN TERRITORY, OCCUPIED PS
PANAMA PA
PAPUA NEW GUINEA PG
PARAGUAY PY
PERU PE
PHILIPPINES PH
PITCAIRN PN
POLAND PL
PORTUGAL PT
PUERTO RICO PR
QATAR QA
RÉUNION RE
ROMANIA RO
RUSSIAN FEDERATION RU
RWANDA RW
SAINT HELENA SH
SAINT KITTS AND NEVIS KN
SAINT LUCIA LC
SAINT PIERRE AND MIQUELON PM
SAINT VINCENT AND THE GRENADINES VC
SAMOA WS
SAN MARINO SM
SAO TOME AND PRINCIPE ST
SAUDI ARABIA SA
SENEGAL SN
SERBIA AND MONTENEGRO CS
SEYCHELLES SC
SIERRA LEONE SL
SINGAPORE SG
SLOVAKIA SK
SLOVENIA SI
SOLOMON ISLANDS SB
SOMALIA SO
SOUTH AFRICA ZA
SOUTH GEORGIA AND
SOUTH SANDWICH ISLANDS
GS
SPAIN ES
SRI LANKA LK
SUDAN SD
SURINAME SR
SVALBARD AND JAN MAYEN SJ
SWAZILAND SZ
SWEDEN SE
SWITZERLAND CH
SYRIAN ARAB REPUBLIC SY
TAIWAN, PROVINCE OF CHINA TW
TAJIKISTAN TJ
TANZANIA, UNITED REPUBLIC OF TZ
THAILAND TH
TIMOR-LESTE TL
TOGO TG
TOKELAU TK
TONGA TO
TRINIDAD AND TOBAGO TT
TUNISIA TN
TURKEY TR
TURKMENISTAN TM
TURKS AND CAICOS ISLANDS TC
TUVALU TV
UGANDA UG
UKRAINE UA
UNITED ARAB EMIRATES AE
UNITED KINGDOM GB
UNITED STATES US
UNITED STATES MINOR OUTLYING ISLANDS UM
URUGUAY UY
UZBEKISTAN UZ
VANUATU VU
Vatican City State see HOLY SEE
VENEZUELA VE
VIET NAM VN
VIRGIN ISLANDS, BRITISH VG
VIRGIN ISLANDS, U.S. VI
WALLIS AND FUTUNA WF
WESTERN SAHARA EH
YEMEN YE
Zaire see CONGO, DEMOCRATIC REPUBLIC OF
ZAMBIA ZM
ZIMBABWE ZW
Source: International Organization for Standardization

Pangkat TNI, Polisi, dan PNS

Urutan Kepangkatan TNI

Nama Pangkat
Singkatan
Simbol
Letak
PERWIRA TINGGI
Jenderal Besar
/ Laksana Besar* /  Marsekal besar**

jenderal besarpati
Pundak
Jenderal  / Laksamana Laut* / Marsekal**
Jend.
Letnan Jenderal / Laksamana Madya* / Marsekal Madya **
Letjen
Mayor Jenderal / Laksamana Muda* / Marsekal Muda**
Mayjen
Brigadir Jenderal / Laksamana Pertama*  / Marsekal Pertama**
Brigjen
PERWIRA MENENGAH
Kolonel
Kol.
Pundak
Letnan Kolonel
Letkol
Mayor
May.
PERWIRA PERTAMA
Kapten
Kapt.
patama
Pundak
Letnan Satu
Lettu
Letnan Dua
Letda
BINTARA TINGGI
Pembantu Letnan Satu
Peltu
bintara
Pundak
Pembantu Letnan Dua
Pelda
BINTARA
Sersan Mayor
Serma
sersan
Lengan
Sersan Kepala
Serka
Sersan Satu
Sertu
Sersan Dua
Serda
TAMTAMA
Kopral Kepala
Kopka

Lengan
Kopral Satu
Koptu
Kopral Dua
Kopda
Prajurit Kepala
Praka
Prajurit Satu
Pratu
Prajurit Dua
Prada

Urutan Kepangkatan POLRI

Nama Pangkat
Singkatan
Simbol
Letak
PERWIRA TINGGI


Pundak
Jenderal Polisi
Jend. Pol
Komisaris Jendral Polisi
Komjen Pol
Inspektur Jenderal Polisi
Irjen Pol
Brigadir Jenderal Polisi
Brigjen Pol
PERWIRA MENENGAH
Komisaris Besar Polisi
Kombes Pol
Pundak
Ajun Komisaris Besar Polisi
AKBP
Komisaris Polisi
Kompol
PERWIRA PERTAMA
Ajun Komisaris Polisi
AKP
Pundak
Inspektur Polisi Satu
Iptu
Inspektur Polisi Dua
Ipda
BINTARA TINGGI
Ajun Inspektur Polisi Satu
Aiptu
Pundak
Ajun Inspektur Polisi Dua
Aipda
BINTARA
Brigadir Polisi Kepala
Bripka
Pundak
Brigadir Polisi
Brippol
Brigadir Polisi Satu
Briptu
Brigadir Polisi Dua
Bripda
TAMTAMA
Ajun Brigadir Polisi
Abrippol
Pundak
Ajun Brigadir Polisi Satu
Abriptu
Ajun Brigadir Polisi Dua
Abripda
Bhayangkara Kepala
Bharaka
Bhayangkara Satu
Bharatu
Bhayangkara Dua
Bharada

Urutan Kepangkatan dan Golongan PNS

Nama Pangkat
Golongan
Ruang
GOLONGAN IV
Pembina Utama
IV
e
Pembina Utama Madya
IV
d
Pembina Utama Muda
IV
c
Pembina Tingkat I
IV
b
Pembina
IV
a
GOLONGAN III
Penata Tingkat I
III
d
Penata
III
c
Penata Muda Tingkat I
III
b
Penata Muda
III
a
GOLONGAN II
Pengatur Tingkat I
II
d
Pengatur
II
c
Pengatur Muda Tingkat I
II
b
Pengatur Muda
II
a
GOLONGAN I
Juru Tingkat I
I
d
Juru
I
c
Juru Muda Tingkat I
I
b
Juru Muda
I
a

Prefix No Ponsel dan Penyedia Layanannya

Daftar Prefix dan Providernya

  1. 0811……. = Telkomsel Kartu Halo
  2. 0812……. = Telkomsel Kartu Halo / Simpati 11 digit
  3. 0813……. = Telkomsel Simpati
  4. 0814…….. = Indosat Matrix 3G ( IM2 )
  5. 0815…….. = Indosat Matrix / Mentari
  6. 0816…….. = Indosat Matrix / Mentari
  7. 0817…….. = XL Prabayar & Pascabayar
  8. 0818…….. = XL Prabayar & Pascabayar
  9. 0819…….. = XL Prabayar & Pascabayar
  10. 0859…….. = XL Prabayar & Pascabayar
  11. 0878…….. = XL Prabayar & Pascabayar new!!
  12. 0828…….. = Sampoerna Telekom Ceria (Prabayar & Pascabayar)
  13. 08315…….. = Lippo Telecom Prabayar & Pascabayar (Area Jatim)
  14. 0838…….. = NTS 3G Prabayar & Pascabayar
  15. 0852…….. = Telkomsel Kartu As
  16. 0853…….. = Telkomsel Reserve (dulunya Telkom Mobile)
  17. 0855…….. = Indosat Matrix Bright
  18. 0856…….. = Indosat IM3…..
  19. 0857…….. = Indosat IM3
  20. 0858…….. = Indosat Mentari
  21. 0868…….. = PSN (Satelit GSM) Byru (Prabayar & Pascabayar)
  22. 0881-0887…….. = SMART (Prabayar & Pascabayar)
  23. 0888-0889…….. = Fren Prabayar & Pascabayar
  24. 0898-0899…….. = Three Prabayar & Pascabayar
  25. <KodeArea>5-7….  Flexi
  26. <KodeArea>9….  Esia
  27. <KodeArea>3…. Star One
Sumber: http://42-cell.com/info-lain-lain/prefik-hlr

Tanda Segitiga Pada Kemasan Plastik

Berikut ini adalah tanda pengenal kemasan plastik.
Segitiga dengan angka: Simbol ini berarti bahwa produk ini dibuat dari plastik yang dapat didaur ulang. Angka yang di dalam menunjukkan jenis plastik yang dipakai.
Namun apabila bingung dan sulit untuk menghapal kode nomor, cukup dengan melihat simbol food grade pada bagian bawah plastik. Simbol ini menunjukkan bahwa barang plastik tersebut dirancang khusus sebagai tempat makanan dan minuman. Simbol food grade berupa gambar gelas dan garpu.
Gelas dan Garpu: simbol ini berarti bahan pembuatnya tidak bermasalah jika kontak dengan makanan.
Berikut ini penjelasan mengenai tanda segitiga yang diambil dari http://iyandamai.multiply.com
Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun 1998 di Amerika Serikat dan diadopsi oleh lembaga-lembaga pengembangan sistem kode, seperti ISO (International Organization for Standardization).
Secara umum tanda pengenal plastik tersebut:
  1. Berada atau terletak di bagian bawah
  2. Berbentuk segitiga
  3. Di dalam segitiga tersebut terdapat angka
  4. Serta nama jenis plastik di bawah segitiga
Tanda pengenal plastik itu dibagi menjadi 7 buah kelompok. Serta 3 tambahan sehingga totalnya ada 10 buah. Tanda-tanda plastik tersebut adalah:
JENIS KE 1:
Tanda Kemasan Plastik Jenis 1Tanda ini biasanya tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya serta tulisan PETE atau PET (polyethylene terephthalate) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol plastik, berwarna jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. BOTOL JENIS PET/PETE ini direkomendasikan HANYA SEKALI PAKAI. Bila terlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker) dalam jangka panjang.
JENIS KE 2:
Tanda Kemasan Plastik Jenis 2Umumnya, pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka 2 di tengahnya, serta tulisan HDPE (high density polyethylene) di bawah segitiga. Biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu, tupperware, galon air minum, kursi lipat, dan lain-lain. HDPE memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. HDPE merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya. Sama seperti PET, HDPE juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu.
JENIS KE 3:
Tanda Kemasan Plastik Jenis 3Tertera logo daur ulang (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya, serta tulisan V. V itu berarti PVC (polyvinyl chloride), yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan. Sebaiknya kita mencari alternatif pembungkus makanan lain (bukan bertanda 3 dan V) seperti plastik yang terbuat dari polietilena atau bahan alami (daun pisang misalnya).
JENIS KE 4:
Tanda Kemasan Plastik Jenis 4Tertera logo daur ulang dengan angka 4 di tengahnya, serta tulisan LDPE. LDPE (low density polyethylene) yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic/dibuat dari minyak bumi), biasa dipakai untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek.
Sifat mekanis jenis plastik LDPE adalah:
  • Kuat,
  • Agak tembus cahaya,
  • Fleksibel dan permukaan agak berlemak.
  • Pada suhu di bawah 60oC sangat resisten terhadap senyawa kimia,
  • Daya proteksi terhadap uap air tergolong baik,
  • Kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen,
  • Plastik ini dapat didaur ulang, baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat, dan memiliki resistensi yang baik terhadap reaksi kimia.
Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.
JENIS KE 5:
Tanda Kemasan Plastik Jenis 5Tertera logo daur ulang dengan angka 5 di tengahnya, serta tulisan PP. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap.
Jenis PP (polypropylene) ini adalah pilihan bahan plastik terbaik, terutama untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Carilah dengan kode angka 5 bila membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman.
JENIS KE 6:
Tanda Kemasan Plastik Jenis 6Tertera logo daur ulang dengan angka 6 di tengahnya, serta tulisan PS. PS (polystyrene) ditemukan tahun 1839, oleh Eduard Simon, seorang apoteker dari Jerman, secara tidak sengaja. PS biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dan lain-lain.
Polystyrene merupakan polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Selain tempat makanan, styrene juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, dan pertumbuhan dan sistem syaraf, juga karena bahan ini sulit didaur ulang. Pun bila didaur ulang, bahan ini memerlukan proses yang sangat panjang dan lama. Bahan ini dapat dikenali dengan kode angka 6, namun bila tidak tertera kode angka tersebut pada kemasan plastik, bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). Ketika dibakar, bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning-jingga, dan meninggalkan jelaga.
JENIS KE 7:
Tanda Kemasan Plastik Jenis 7
Tertera logo daur ulang dengan angka 7 di tengahnya, serta tulisan OTHER. Untuk jenis plastik 7 Other ini ada 4 jenis, yaitu:
  1. SANstyrene acrylonitrile,
  2. ABSacrylonitrile butadiene styrene,
  3. PCpolycarbonate,
  4. Nylon
Dapat ditemukan pada tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga, suku cadang mobil, alat-alat rumah tangga, komputer, alat-alat elektronik, dan plastik kemasan. SAN dan ABS memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu, kekuatan, kekakuan, dan tingkat kekerasan yang telah ditingkatkan. Biasanya terdapat pada mangkuk mixer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi, dan sikat gigi, sedangkan ABS biasanya digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa.
Plastik dengan jenis 7 yaitu SAN dan ABS merupakan salah satu bahan plastik yang sangat baik untuk digunakan dalam kemasan makanan ataupun minuman. Bagaimana jenis plastik dengan kode 7 serta tulisan PC? PC – atau nama Polycarbonate dapat ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak balita (sippy cup), botol minum polikarbonat, dan kaleng kemasan makanan dan minuman, termasuk kaleng susu formula.
Dapat mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon, kromosom pada ovarium, penurunan produksi sperma, dan mengubah fungsi imunitas. Dianjurkan tidak digunakan untuk tempat makanan ataupun minuman. Ironisnya botol susu sangat mungkin mengalami proses pemanasan, entah itu untuk tujuan sterilisasi dengan cara merebus, dipanaskan dengan microwave, atau dituangi air mendidih atau air panas.
Apakah yang Dapat Kita Peroleh dari Informasi SIMBOL PLASTIK Tersebut?
  1. Harus bijak dalam menggunakan plastik, khususnya kode 1, 3, 6, dan 7 (PC), seluruhnya memiliki bahaya secara kimiawi. Gunakan hanya sekali pakai!
  2. Akan aman bila menggunakan plastik dengan kode 2, 4, 5, dan 7 (SAN atau ABS)
Satu lagi yang perlu diwaspadai dari penggunaan plastik dalam industri makanan adalah kontaminasi zat warna plastik dalam makanan contohnya kita sering membeli gorengan di pinggir jalan, suka minta sama penjualnya yang panas lalu setelah digoreng dimasukkan ke kantong kresek hitam. Ternyata zat pewarna hitam ini kalau terkena panas, bisa terurai, terdegradasi menjadi bentuk zat radikal beracun yang berbahaya bagi kesehatan terutama dapat menyebabkan sel tubuh berkembang tidak terkontrol seperti pada penyakit kanker. Makanya mulai sekarang sebisa mungkin hindari membungkus makanan dengan tas kresek ya! Terutama makanan yang masih panas. Demi panjang umur…. D
Tips buat kita semua bagi para orang tua yang masih memerlukan botol susu untuk putra-putrinya:
  1. Pilih dan gunakan botol susu bayi berbahan kaca, atau plastik jenis 4 atau 5.
  2. Gunakanlah cangkir bayi berbahan stainless steel, atau plastik jenis 4 atau 5.
  3. Untuk dot, gunakanlah yang berbahan silikon, karena tidak akan mengeluarkan zat karsinogenik sebagaimana pada dot berbahan latex.
  4. Cegah penggunaan botol susu bayi dan cangkir bayi (dengan lubang penghisapnya) berbahan jenis 7 PC (polycarbonate).
  5. Jika penggunaan plastik berbahan polycarbonate tidak dapat dicegah, janganlah menyimpan air minum ataupun makanan dalam keadaan panas.
Yang harus diperhatikan pula oleh kita semua:
  1. Hindari penggunaan botol plastik untuk menyimpan air minum (biasa digunakan untuk tempat air putih didalam kulkas). Jika penggunaan botol plastik berbahan PET (kode 1) dan HDPE (kode 2), tidak dapat dicegah, gunakanlah hanya sekali pakai dan segera dihabiskan. Gantilah dengan botol stainless steel atau gelas/kaca.
  2. Cegahlah memanaskan makanan yang dikemas dalam plastik, khususnya pada microwave oven, bungkuslah terlebih dahulu makanan dengan daun pisang atau kertas sebelum dibungkus dengan plastik pembungkus ketika akan dipanaskan di mocrowave oven.
  3. Cegah menggunakan kemasan plastik untuk mengemas makanan berminyak atau berlemak.
  4. Cobalah untuk mulai menggunakan kemasan berbahan kain untuk membawa sayuran, makanan, ataupun belanjaan.
  5. Cegah penggunaan piring dan alat makan plastik untuk masakan. Gunakanlah alat makan berbahan stainless steel, kaca, keramik, dan kayu.
Semoga bermanfaat
Sumber : http://iyandamai.multiply.com/journal/item/9/Kenali_Tanda_Segitiga_Pada_Kemasan_Plastik

Plat Nomor Kendaraan Bermotor di Indonesia

Setiap kendaraan bermotor di Indonesia mempunyai nomor kendaraan yang disesuaikan dengan asal kotanya. Ada 2 tanda yang dipakai yaitu huruf yang di depan angka menunjukkan wilayahnya (karesidenan, propinsi) dan huruf yang paling belakang menunjukkan asal kotanya. Cuma yang huruf yang belakang selalu berkembang sesuai dengan jumlah kendaraan di kota itu. Sebagai contoh nomor kendaraan AB4846EU. AB menunjukkan kendaraan ini asal DIY dan dan U menunjukkan ini adalah kendaraan dari Kabupaten Sleman. Huruf ini adalah perkembangan tanda setelah tanda E nomornya sudah habis. Awalnya di DIY huruf yang belakangnya adalah:
A : Kota Yogyakarta
B : Bantul
C : Kulon Progo
D : Gunung Kidul, dan
E : Sleman
Untuk melihat tanda nomor kendaraan bermotor di Indonesia,
No Tanda Keterangan No Tanda Keterangan
1. A Banten 31. DA Kalimantan Selatan
2. AA Kedu 32. DB Minahasa
3. AB Daerah Istimewa Yogyakarta 33. DD Sulawesi Selatan
4. AD Surakarta 34. DG Maluku Utara
5. AE Madiun 35. DK Bali
6. AG Kediri 36. DL Sangihe Talaud
7. B Daerah Khusus Ibukota Jakarta 37. DM Sulawesi Tenggara
8. BA Sumatera Barat 38. DN Sulawesi Tengah
9. BB Sumatera Utara 39. DR Lombok
10. BD Bengkulu 40. DS Irian jaya (Papua)
11. BE Lampung 41. E Cirebon
12. BG Sumatera Selatan 42. EA Sumbawa
13. BH Jambi 43. EB Flores
14. BK Sumatera Utara 44. ED Sumba
15. BL Daerah Istimewa Aceh 45 F Bogor
16. BM Riau 46. G Pekalongan
17. BN Bangka 47. H Semarang
18. AD Surakarta 48. K Pati
19. AE Madiun 49. KB Kalimantan Barat
20. AG Kediri 50. KH Kalimantan Tengah
21. BA Sumatera Barat 51. KT Kalimantan Timur
22. BB Tapanuli 52. L Surabaya
23. BE Lampung 53. M Madura
24. BG Sumatera Selatan 54. N Malang
25. BH Jambi 55. P Besuki
26. BK Sumatera Utara 56. R Banyumas
27. BL Daerah Istimewa Aceh 57. S Bojonegoro
28. BM Riau 58. T Purwakarta
29. BN Bangka 59. W Area Surabaya
30. D Bandung 60. Z Timur Bandun
Untuk Corps Diplomatik:
No Tanda Keterangan No Tanda Keterangan
1. CD 12 Amerika Serikat 55. CD 67 Singapore
2. CD 13 India 56. CD 68 Spain
3. CD 24 France 57. CD 69 Bangladesh
4. CD 14 Great Britain 58. CD 70 Panama
5. CD 25 Filipina 59. CD 71 UNICEF
6. CD 15 Vatikan 60. CD 72 UNESCO
7. CD 26 Austaralia 61. CD 73 FAO
8. CD 16 Norwegia 62. CD 74 WHO
9. CD 27 Irak 63. CD 75 Korea Selatan
10. CD 17 Pakistan 64. CD 76 ADB
11. CD 28 Belgia 65. CD 77 World Bank
12. CD 18 Myamar 66. CD 78 IMF
13. CD 29 Uni Emirat Arab 67. CD 79 ILO
14. CD 19 China 68. CD 80 Papua New G.
15. CD 20 Sweden 69. CD 81 Nigeria
16. CD 21 Saudi Arabia 70. CD 82 Chile
17. CD 22 Thailand 71. CD 83 UNHCR
18. CD 23 Egypt (Mesir) 72. CD 84 WFP
19. CD 30 Italy 73. CD 85 Venezuela
20. CD 31 Switzerland 74. CD 86 ESCAP
21. CD 32 Germany 75. CD 87 Colombia
22. CD 33 Srilanka 76. CD 88 Brunei
23. CD 34 Denmark 77. CD 89 UNIC
24. CD 35 Canada 78. CD 90 IFC
25. CD 36 Brazil 79. CD 91 UNTAET
26. CD 37 Russia 80. CD 97 Red Cross
27. CD 38 Afghanistan 81. CD 98 Morocco
28. CD 39 Yugoslavia 82. CD 99 European Union
29. CD 40 Czecho 83. CD 100 ASEAN Secr.
30. CD 41 Finland 84. CD 101 Tunesia
31. CD 42 Mexico 85. CD 102 Kuwait
32. CD 43 Hungary 86. CD 103 Laos
33. CD 44 Poland 87. CD 104 Palestina
34. CD 45 Iran 88. CD 105 Cuba
35. CD 47 Malaysia 89. CD 106 AIPO
36. CD 48 Turkey 90. CD 107 Libya
37. CD 49 Japan 91. CD 108 Peru
38. CD 50 Bulgaria 92. CD 109 Slovakia
39. CD 51 Cambodia 93. CD 110 Sudan
40. CD 52 Argentina 94. CD 111 ASEAN Found
41. CD 53 Romania 95. CD 112 UTUSAN
42. CD 54 Greece (Yunani) 96. CD 113 CIFOR
43. CD 55 Jordan 97. CD 114 Bosnia
44. CD 56 Austria 98. CD 115 Lebanon
45. CD 57 Syria 99. CD 116 South Africa
46. CD 58 UNDP 100. CD 117 Croatia
47. CD 59 New Zealand 101. CD 118 Ukraine
48. CD 60 Netherlands (Belanda) 102. CD 119 Mali
49. CD 61 Yemen 103. CD 120 Uzbekistan
50. CD 62 UPU 104. CD 121 Qatar
51. CD 63 Portugal 105. CD 122 UNFPA
52. CD 64 Algeria (Aljazair) 106. CD 123 Mozambique
53. CD 65 Korea Utara 107. CD 124 Marshall Ids
54. CD 66 Vietnam
Sumber : invir.com

PENEMUAN-PENEMUAN PENTING DI DUNIA DAN PENEMUNYA


  1. Mesin uap : James Watt (Inggris)
  2. Mesin 4 tak : Nicolas Otto (Jerman)
  3. Mesin diesel : Rudolf Diesel (Jerman)
  4. Mesin Cetak : Johannes Guttenberg (Jerman)
  5. Mesin Ketik : Christopher Sholes (Amerika)
  6. Radio : Marconi (Italia)
  7. Dinamo : Michael Faraday (Inggris)
  8. Televisi : J.L. Baird & C.F. Jenkis (Amerika)
  9. Telegrap : Samuel F.B. Morse (Amerika)
  10. Telepon : Alexander Graham Bell (Amerika)
  11. Elektromagnet : William Sturgeon (Inggris)
  12. Bola Lampu : Thomas Alva Edison (Amerika)
  13. Proyektor Film : Thomas Alva Edison (Amerika)
  14. Piringan Hitam : Alexander Graham Bell (Amerika)
  15. Batu Batere : Volta (Italia)
  16. Termometer : Galileo Galilei (Italia)
  17. Korek Api : Robert Boyle, John Walker
  18. Kapal Api : Robert Fulton (Amerika)
  19. Kapal Selam : Cornelius Van Drebbel (Belanda)
  20. Sinar Rontgen : Wilhem Conrad Rontgen (Jerman)
  21. Stetoskop : Rene Laennec
  22. Lensa : Anthony van Leuwenhook (Belanda)
  23. Mikroskop : Zacharias Janssen
  24. Teleskop : H. Lippershey
  25. Kamera : Edwin Land (Amerika) & Louis Jacques monde da Guerre
  26. Pesawat Terbang : Wilbur dan O. Wright (Amerika)
  27. Kereta Api : Murdock (Inggris)
  28. Sepeda : Civrac (Prancis)
  29. Balon Terbang : Sir. F. Whittle
  30. Balon Karet : Charles Goodyear (Amerika)
  31. Ban Karet : Josep dan J. Montgelfier
  32. Barometer : Evangelista, Torricelli (Italia)
  33. Dinamit : Alfred Nobel (Swedia)
  34. Lensa Kacamata : Benyamin Franklin
  35. Mesin Hitung : Blaise Pascal (Prancis)
  36. Mobil : Gottlich Daimler
  37. Motor, AC : Nikola Tesla
  38. Tank : Sir. Ernest Winton (Inggris)
  39. Traktor : Benyamin Holt
  40. Tangga Jalan : Elis G. Otis
  41. Kawat Pijar : Irving Langmuir

Profil Kerajaan-kerajaan di Indonesia


NO KERAJAAN
1. Kerajaan Kutai di Kalimantan timur tahun 400 M (Kerajaan Hindu)
Raja yang pertama : Kudungga
Raja yang terkenal : Mulawarman
2. Kerajaan Tarumanegara di Jawa Barat tahun 500 M (Kerajaan Hindu)
Raja yang terkenal : Purnawarman
3. Kerajaan Kalingga di Jepara (Jawa Tengah) tahun 640 M (Kerajaan Budha)
Raja yang terkenal : Ratu Shima:
4. Kerajaan Mataram Hindu di Jawa Tengah tahun 732 M (Kerajaan Hindu)
Raja yang pertama : Sanjaya
Raja yang terkenal : Balitung
5. Kerajaan Sriwijaya di Palembang abad VII (Kerajaan Budha)
Raja yang pertama : Sri Jaya Naga
Raja yang terkenal : Bala Putra Dewa
6. Kerajaan Medang di Jawa Timur abad IX (Kerajaan Hindu)
Raja yang terkenal : Empu Sendok:
7. Kerajaan Kahuripan di Jawa Timur tahun 1073 M (Kerajaan Hindu)
Raja yang pertama dan terkenal : Airlangga
8. Kerajaan Kediri di tepi Sungai Berantas Jawa Timur abad XII M (Kerajaan Hindu)
Raja yang pertama : Jaya Warsa
Raja yang terkenal : Jaya Baya
9. Kerajaan Singasari di Jawa Timur tahun 1222 – 1292
Raja yang pertama : Sri Rajasa (Ken Arok)
Raja yang terkenal : Kertanegara (Joko Dolok)
10. Kerajaan Majapahit di Delta Brantas tahun 1293 – 1520 (Kerajaan Hindu)
Raja yang pertama : Raden Wijaya
Raja yang terkenal : Hayam Wuruk
Raja yang terakhir : Brawijaya (Kertabumi)
Patih yang terkenal : Gajah Mada
11. Kerajaan Pajajaran di Priangan (Jawa Barat) tahun 1333 (Kerajaan Hindu)
Raja yang terkenal : Sri Baduga Maharaja
Raja yang terakhir : Prabu Sedah
12. Kerajaan Demak di Jawa Tengah tahun 1513 – 1546 (Kerajaan Islam)
Raja yang pertama : Raden Patah (Sultan Bintoro)
Raja yang terakhir : Sultan Trenggono
13. Kerajaan Pajang di Surakarta tahun 1568 – 1586 (Kerajaan Islam)
Raja yang pertama : Joko Tingkir (Sultan Hadiwijoyo)
Raja yang terakhir : Ario Pangiri
14. Kerajaan Mataram Islam di Kota Gede (Yogyakarta) abad XVI Masehi (Kerajaan Islam)
Raja yang pertama : Suto Wijoyo (Panemabahan Senopati)
Raja yang terkenal : Sultan Agung
15. Kerajaan Banten di Jawa Barat tahun 1556 – 1580 (Kerajaan Islam)
Raja yang pertama : Hasanuddin
Raja yang terkenal : Sultan Ageng
Raja yang terakhir : Panembahan Yusuf
Sumber : invir.com